Mukapedia: Finansial
Showing posts with label Finansial. Show all posts
Showing posts with label Finansial. Show all posts

28 April 2019

4 Tips Keredit Rumah Yang Harus Anda Coba

4 Tips Keredit Rumah Yang Harus Anda Coba

Semua orang pasti menginginkan rumah karena mereka ingin mandiri, begitu juga dengan saya dan Anda sekalian. Bahkan bagi seorang lelaki rumah adalah harga dirinya. Sekarang yang menjadi permasalahan adalah harga rumah yang setiap tahun semakin mahal sedangkan penghasilan kita pas-pasan dan kecil. Maka dari itu saya akan berbagi tips kredit rumah agar terasa ringan dan tidak memberatkan keuangan sehingga rumah pun bisa terbeli.

Tips Keredit Rumah Yang Harus Anda Coba

Di bawah ini beberapa tips kredit rumah yang perlu Anda ketahui antara lain :

1. Menabung emas

Sisihkan uang dari penghasilan rutin Anda untuk di tabung. Tabungan yang saya maksud bukan berupa uang maupun rekening di bank melainkan dalam bentuk emas. Kenapa emas? karena emas mempunyai nilai yang stabil atau anti inflasi. Jadi seandainya rumah yang akan Anda beli 5 tahun kedepan naik, tabungan Anda pu nilainya akan naik atau menyesuaikan. Target menabung ini usahakan minimal 30% dari harga rumah, walaupun sangat bagus lagi bisa lebih.

2. Memilih Rumah

Pilihlah rumah yang sesuai dengan penghasilan Anda. Jangan terpengaruh dengan orang lain yang mempunyai kemampuan ekonomi di atas rata-rata. Tentukan memilih rumah second atau rumah baru yang tentunya semua mempunyai kelebihan sendiri-sendiri. Yang terpenting dalam memilih rumah adalah cukup untuk keluarga kecil Anda.

3. Memilih Bank

Saya sarankan Anda untuk menggunakan bank yang berbasis syariah karena selain bunga ringan, juga memperkecil riba. Cicilan dari tahun ke tahun cenderung tetap, tidak seperti bank konvensional. Jangka waktu kredit jangan terlalu lama dan jangan terlalu pendek. Kalau terlalu pendek tentu cicilan semakin besar dan akan sangat memberatkan Anda walaupun bunganya kecil. Sedangkan jangan terlalu lama karena hutang adalah hutang yang akan di tagih juga di akhirat sedang kita tidak tahu sampai kapan kita akan hidup. Saya sarankan maksimal 10 tahun dengan usia Anda maksimal 30 Tahun saat pengajuan kredit.

4. Hidup Hemat

Tips kredit rumah yang terakhir ini merupakan hal yang paling penting. Kita perlu sadar diri akan keadaan diri kita, maka ada baiknya kita hidup sederhana dalam segalah hal. Kita usahakan memangkas kebutuhan sekunder yang dirasa tidak terlalu mendesak. Hanya ada 2 pilihan, hidup hemat atau tambah penghasilan Anda.

Tips kredit rumah yang sederhana di atas semoga dapat membuka wawasan Anda. Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, tolong bagilah artikel ini kepada teman maupun keluarga Anda. Salam semoga sukses!!

11 February 2019

5 Cara Mengatur Uang (Finansial) Dalam Sehari-Hari

Uang, mengatur uang, menyisihkan uang
Mengatur Uang

Mengatur Uang Dalam Keseharian- Perencanaan keuangan adalah langkah yang wajib kita pertimbangkan setiap hari. Cara mengatur uang atau pengeluaran dan finansial sebenarnya tidak sulit, cukup belajar dari para perencana keuangan saja. Saat ini banyak referensi yang memberikan informasi mengenai masalah tersebut, meski terkadang sulit untuk dijalankan karena begitu banyak godaan.

Sebenarnya Apa yang dimaksud dengan perencanaan keuangan atau finansial planning? Mengutip salah satu perencana keuangan top Indonesia, Prita Ghozie, perencanaan keuangan adalah sebuah proses dimana seorang individu berusaha untuk memenuhi tujuan-tujuan finansial melalui pengembangan dan implementasi dari sebuah rencana keuangan (financial plan) yang komprehensif.

Setelah melihat definisi di atas, maka perencanaan keuangan itu secara konsep merupakan suatu aktifitas yang terdiri dari beberapa elemen.

Artinya, kalau seseorang bisa dengan bangga menyatakan “Yes, I am doing financial planning now”, maka dia harus punya beberapa hal berikut:

  • Harus ada tujuan-tujuan finansial yang mau dicapai
  • Harus ada jangka waktu atau periode untuk memenuhi tujuan tersebut
  • Harus ada action plan yang jelas dan praktis untuk dilakukan
  • Harus ada sumber daya yang bisa digunakan untuk menjalankan action plan
  • Harus ada sejumlah faktor resiko yang terkait dengan pilihan sumber daya.

Jika ternyata ada satu elemen saja yang hilang, maka konsep perencanaan keuangan itu sudah tidak ada alias bubar.

Mengatur Finansial Keuangan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Nah bagi yang mau belajar merencanakan keuangan untuk mengatur uang sendiri, ada baiknya kita pelajari hal berikut ini. Dengan belajar menjadi perencana keuangan sendiri, maka hasil manis bisa kita raih di masa mendatang:

1. Atur pengeluaran uang mingguan dengan rutin

Untuk keuangan pribadi, tidak perlu merencanakan keuangan secara bulanan, karena cukup dengan melakukan dan mengetahui keuangan secara mingguan saja. Dengan melakukan pengaturan keuangan secara mingguan, kita akan mengetahui dengan detail apa saja yang menjadi rutinitas dan hal apa saja yang dapat memakai uang.

Untuk melakukannya tidak perlu waktu yang lama. Kita bisa meluangkan waktu satu jam saja untuk menulis rinci, tentang pengeluaran uang. Setelah itu, lakukan perencanaan tersebut dengan rutin. Lebih baik jika menahan hasrat untuk melakukan pengeluaran uang tidak rutin yang sifatnya konsumtif.

Untuk mudahnya, bisa dengan mencatat pengeluaran keuangan dalam tiga jenis, yakni pengeluaran uang rutin tetap, pengeluaran uang rutin tidak tetap, dan pengeluaran uang tidak rutin. Untuk jelasnya, saya akan jelaskan dibawah ini:

  • Pengeluaran uang rutin tetap mencakup bensin atau ongkos transportasi, uang makan, cicilan, dan lainnya.
  • Pengeluaran uang rutin tidak tetap mencakup tagihan listrik, pulsa atau kuota internet ponsel dan juga tagihan kartu kredit.
  • Pengeluaran uang tidak rutin mencakup biaya berobat, belanja pakaian, makan di restoran, hiburan, dan lainnya.

2. Rajin membaca info tentang perencana keuangan

Ilmu akan didapat dengan banyak membaca dari berbagai sumber, begitu juga dengan merencanakan keuangan agar bisa berhasil. Di internet sendiri ada banyak artikel yang memuat tentang perencanaan keuangan dan Cara Mengatur Uang Setiap Hari.

Namun jika ingin ke toko buku, itu juga bukan masalah dan malah lebih baik karena banyak buku yang membahasnya dengan detail. Untuk itu, luangkan waktu anda selama beberapa menit untuk membacanya.

Jika bisa rutin melakukan itu dalam tiap minggunya, bukan tidak mungkin kita pun akan bisa berhasil untuk mengatur uang kita. Tentunya setelah berhasil mencerna dan mengerti akan isi bacaan tersebut.

Diera digital ini kita bisa menemukan banyak sekali sumber bacaan seputar perencanaan keuangan dan investasi.

3. Ingat peribahasa Besar Pasak dari pada Tiang

Peribahasa tersebut berkaitan dengan ekonomi yang kita dapatkan. Jika diartikan maka besar pengeluaran uang daripada pendapatan uang. Untuk itu, cobalah dalami dengan betul makna pribahasa tersebut, dan usahakan sekuat tenaga untuk melakukannya.

Sebagai langkah awal, kita bisa menghindari sebisa pengeluaran uang yang tidak rutin. Contohnya, jika selama ini kita berbelanja pakaian satu bulannya sebanyak 2-3 buah, maka bisa mencobanya hanya 1 buah saja. Begitu jua dengan makan di restoran, bisa dilakukan seminimal mungkin, dengan kelas restoran yang jauh dari high class.

4. Sisihkan uang di awal untuk tabungan

Kita akan mendapatkan pemasukan dan akan mengeluarkan uang untuk banyak hal. Namun jangan sampai kita tidak menyisihkan uang untuk di tabungkan. Menabung ini akan berguna untuk masa depan kita nanti. Uang tabungan ini juga semakin bagus bila diinvestasikan pada instrumen yang tepat.

Untuk menabung mungkin bisa dikatakan susah-susah gampang. Namun gampangnya ketika menabung itu menyisihkan sejumlah uang di awal waktu.

Kenapa harus di awal?

Karena jika hanya menunggu sisa uang dari pendapatan kita, mustahil bisa menyisihkannya dalam jumlah memadai. Dengan menyisihkanbuang di awal waktu, mau tidak mau kita akan mengeluarkan uang dengan jumlah yang telah disisihkan. Untuk menyisihkan tabungan ini cukup 10-30 persen dari pendapatan kita.

Lakukan ini dengan disiplin maka proses belajar jadi perencana keuangan sendiri sudah hampir berhasil.

5. Atur utang secara detail dan teratur

Utang memang tidak bisa dihindari dan memang jangan pernah menghindari dari utang. Sebagai seseorang yang memiliki banyak keinginan dan kebutuhan, utang sudah menjadi santapan sehari-hari.

Namun utang juga bisa bersahabat, bisa juga menjadi bumerang. Untuk itulah, ada baiknya kita atur sedemikian rupa utang tersebut dengan teratur.

Utang bisa kita bagi menjadi dua jenis, yakni Utang Konsumtif dan Utang Produktif. Utang konsumtif bisa berupa cicilan mobil, cicilan alat elektronik, dan lainnya.

Sementara itu, utang produktif bisa berupa apa saja, yang pasti ditujukan untuk kembali mendapatkan uang. Misalnya cicilan mobil yang dibuat untuk usaha, ponsel cerdas untuk berdagang, dan lainnya. Untuk jelasnya bisa anda baca lebih lanjut tenteng Perbedaan Dan Pengertian Utang Produktif Dan Konsumtif

Meski belajar jadi perencana keuangan sendiri tidak bisa dikatakan mudah, namun dengan rajin dan berusaha keras lambat laun bisa memetik hasilnya. Jadi, tidak salahnya untuk di coba.

Sumber : liputan6.com
Oleh : Nurseffi Dwi Wahyuni

Apa Itu Finansial? Pengertian Finansial (Finance)

Finansial, finance, keuangan
Finansial

Mendengar kata finansial, tentunya kita akan berpikir itu adalah istilah dalam bidang ekonomi. Ya, finansial adalah sebuah kata yang sering muncul dalam bidang ekonomi. Finansial berasal dari bahasa Inggris, yakni finance. Mudahnya, finansial juga diartikan sebagai keuangan.

Lalu sebenarnya, apa pengertian finansial itu? Mari kita lihat pengertian-pengertian dan pengembangan pemakaian kata finansial dalam bidang ekonomi. Semoga dengan ulasan berikut, Anda bisa mendapatkan pengetahuan baru atau menambah pemahaman Anda tentang ekonomi.

Pengertian Finansial

Pengertian finansial dapat mencakup beberapa aspek, misalnya ilmu keuangan dan aset lainnya, pengelolaan atau manajemen aset tersebut, dan bagaimana menghitung dan mengatur risiko proyeknya. Finansial berarti mempelajari kemampuan individu, bisnis, dan organisasi untuk mengelola, meningkatkan, mengalokasi, juga menggunakan sumberdaya moneter yang sejalan dengan waktu serta menghitung risiko dan menentukan prospek.

Finansial juga dapat berarti administrasi yang mengelola urusan keluar masuknya uang pada sebuah institusi atau lembaga. Finansial sangat bergantung pada manajemen yang baik, terkontrol, dan dapat dipertanggungjawabkan pada semua pihak yang bersangkutan. Intinya, finansial dapat diartikan sebagai segala aspek yang berkaitan dengan uang. Finansial juga berarti segala hal yang juga meliputi perputaran dan pengelolaan uang, lebih singkatnya.

Dari kedua pengertian finansial tersebut, kemudian muncul berbagai istilah yang mengandung kata finansial dan berkembang dalam bidang ekonomi. Istilah-istilah yang muncul ini kemudian memiliki makna tertentu dalam menggambarkan berbagai hal terkait finansial. Yang pertama adalah krisis finansial, yang menggambarkan berbagai situasi dimana institusi atau aset keuangan kehilangan sebagian besar nilai yang dimilikinya.

Krisis finansial dapat berwujud runtuhnya bursa efek, krisis mata uang, atau kepanikan perbankan dan resesi. Istilah yang kedua adalah kebebasan finansial berarti keadaan bebas hutang dengan penghasilan yang tetap dan cadangan yang bisa dipakai untuk kebutuhan tak terduga. Kemudian istilah yang ketiga adalah manajemen finansial. Pengertian dari istilah tersebut adalah pengelolaan terhadap fungsi-fungsi keuangan yang meliputi cara memperoleh dan menggunakan pendapatan.

Selanjutnya ada struktur finansial yang dapat didefinisikan sebagai struktur  yang menunjukkan bagaimana aktiva-aktiva perusahaan atau instansi dibelanjai. Hal tersebut menyangkut berbagai sumber pembelanjaan dan perimbangan absolut maupun relatif antara keseluruhan modal asing dengan modal sendiri dalam jangka waktu panjang maupun pendek. Istilah lain lagi yang terkait dengan finansial adalah kompensasi finansial yang diartikan oleh Siswantoro sebagai suatu balas jasa berupa tambahan uang atau bonus di luar pendapatan pokok seseorang.

Berikutnya, ada pula audit finansial yang artinya audit pengukur tingkat efisiensi, efektivitas, dan produktivitas suatu instansi. Audit ini bertugas menilai efektivitas satuan kerja pengurus keuangan perusahaan dengan nama nomenklatur apapun dan mencari fakta tentang efisiensi kerja internal satuan yang mengukur keuangan perusahaan.

Yang terakhir adalah manfaat finansial. Manfaat finansial berarti kondisi keuntungan yang diperoleh pelaku bisnis lebih besar dibandingkan dengan risiko yang akan ditanggung dalam menjalankan bisnisnya. Manfaat finansial ini biasanya ditemukan dalam mengkaji studi kelayakan bisnis.

Nah, kini kita semua bisa mengetahui lebih jauh pengertian finansial dan perkembangan istilah yang disertai kata finansial itu sendiri. Dengan memahami berbagai istilah di atas, tentunya menambah pengetahuan kita tentang berbagai istilah yang juga menjadi bagian dari bidang ekonomi. Pengertian finansial pada dasarnya meluas dan membentuk bermacam istilah baru yang memperkaya kamus ekonomi. Berkembangnya istilah-istilah tersebut juga memudahkan kita untuk menyebut beberapa fenomena, konsep, kondisi atau hal-hal lainnya yang berkaitan dengan finansial.

Itulah pengertian tentang finansial dalam ilmu di bidang ekonomi. Semoga bermanfaat..

10 February 2019

Pengertian Dan Perbedaan Utang Kredit Produktif Dan Konsumtif

Utang, Utang Kredit Produktif, utang kredit Konsumtif
Utang Kredit

Apa Pengertian Perbedaan Utang Kredit Produktif Dan Utang Konsumtif? - Ahli keuangan menyarankan kita untuk menghindari utang. Utang terbagi dua yaitu utang konsumtif dan utang produktif. Namun, tahukah Anda apa perbedaannya? Simak yuk, pada artikel kali ini saya akan menjelaskan jenis utang dan perbedaannya!

Mengenal Utang

Pada umumnya, definisi utang adalah proses Pinjaman uang dari 1 pihak ke pihak lain, dengan imbalan yang biasanya berupa bunga yang di ambil dari persentasi utang.

Utang atau kredit dalam suatu kegiatan perbankan di Indonesia telah dirumuskan dalam Undang–Undang Pokok Perbankan No. 7 Tahun 1992, di mana tertulis bahwa kredit merupakan penyediaan uang atau tagihan, berdasarkan kesepakatan pinjam meminjam antara pihak bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk mematuhi ketentuan jumlah bunga sebagai imbalan.

Seiring perkembangan zaman, harga kebutuhan hidup semakin tinggi dan peningkatannya tidak seimbang dengan peningkatan upah. Oleh karena itu lah permintaan (demand) atas utang atau kredit semakin tinggi.

Alhasil, banyak jenis-jenis utang atau kredit yang beredar di masyarakat. Sebagai contohnya:

  • Kredit berdasarkan kelembagaannya.
  • Kredit berdasarkan jangka waktunya.
  • Kredit berdasarkan tujuannya.
  • Kredit berdasarkan ada tidaknya jaminan.
  • Kredit berdasarkan besarnya perputaran usaha, dan masih banyak lagi.

Salah satunya adalah yang mengklasifikasikan kredit berdasarkan tujuannya. Berdasarkan tujuan kredit dibagi menjadi 2, yakni:

  1. Kredit (Utang) Konsumtif, dan
  2. Kredit (Utang) Produktif.

Apakah perbedaan utang konsumtif dan utang produktif? Artikel kali ini akan membahas tuntas perbedaan dari kedua utang tersebut!

Namun sebelum membahas itu, sudahkah Anda melakukan suatu perencanaan keuangan di usia Anda saat ini? Tentu akan banyak hal yang harus dipenuhi untuk menunjang kehidupan saat ini dan di masa mendatang.

Lakukan perencanaan keuangan sekarang juga dan rasakan hasilnya! Jangan sampai menyesal di kemudian hari!

Jenis-jenis Utang : Utang Konsumtif

Utang konsumtif adalah jenis utang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi tanpa hasil yang produktif. Utang yang biasa digunakan untuk membeli aset yang akan mengalami depresiasi umumnya termasuk dalam utang konsumtif.

Contohnya, utang kartu kredit untuk membeli barang atau gadget terbaru untuk keperluan pribadi semata.

Sederhananya, kredit konsumtif umum digunakan sebagai pemenuhan keinginan (wants) dan mengeluarkan uang dari kantong Anda. Akan tetapi utang kredit konsumtif belum tentu selalu bersifat buruk. Pada kasus tertentu, kredit konsumtif bisa berubah dan menjadi hal positif.

Contohnya, jika barang dan gadget yang sudah dibeli kemudian digunakan untuk keerluan online shop yang menghasilkan keuntungan.

Jenis-jenis Utang : Utang Produktif

Utang produktif adalah kebalikan dari utang konsumtif. Utang produktif merupakan jenis utang yang dimanfaatkan untuk membeli suatu aset yang dapat menghasilkan pemasukan.

Utang produktif ini umumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan (needs) dan sering kali malah akan menghasilkan uang ke dalam kantong Anda. Hal ini dapat terjadi karena penghasilan yang diperoleh dari hasil utang tersebut masih menghasilkan uang meski seluruh utang telah lunas.

Contoh, KPR untuk membeli suatu apartemen yang kemudian langsung laku disewakan dengan biaya sewa lebih tinggi dari cicilan KPR tersebut.

Contoh lainnya adalah saat kredit di pakai untuk modal usaha yang kemudian akan menghasilkan uang lebih banyak.

Perbedaan Utang Konsumtif dan Utang Produktif

Jadi perbedaannya utang konsumtif dan utang produktif adalah bukan dari jenis kredit atau utangnya, tetapi lebih menekankan pada cara pemanfaatannya.

Contohnya, ketika kita mengambil KPR untuk membeli rumah ada dua kemungkinan keluarannya yaitu sebagai berikut:

1. KPR akan menjadi utang produktif saat Anda menyewakan propertinya dengan pendapatan yang lebih besar.

2. KPR akan menjadi utang konsumtif ketika Anda menggunakan properti untuk kebutuhan pribadi atau membiarkannya kosong tanpa adanya penghasilan dari properti tersebut.

Jadi, semuanya kembali kepada Anda. Apakah mau menjadikannya sebuah utang konsumtif atau justru memanfaatkannya menjadi utang produktif.

Itulah pengertian utang konsumtif dan utang produktif, semoga setelah anda mengetahui jenis utang tersebut, anda bisa lebih mempertimbangkan langkah anda selanjutnya. Terimakasih...

03 February 2019

4 Cara Menghemat Dan Menabungkan Uang Belanja Harian

Cara menghemat uang, cara menghemat uang belanja, cara hidup hemat agar bisa menabung
Cara Menghemat Uang

Tips cara menghemat dan menabungkan uang belanja setiap hari - Dengan perencanaan yang tepat dan sedikit adaptasi terhadap gaya hidup, jumlah kecil dapat dialokasikan setiap hari. Bersikap rendah hati tidak berarti mengambil apa yang Anda sukai. Sebaliknya, pilih solusi cerdas dan pilih alternatif yang lebih murah dan lebih terjangkau untuk berbelanja. Ini dapat menghemat pengeluaran uang harian.

Tidak ada formula yang jelas untuk menghemat uang harian. Pakar keuangan dapat memberi Anda banyak cara untuk menghemat dan mengatur uang setiap hari, tetapi pada akhirnya terserah kepada diri Anda.

Tips Daan Cara Untuk Mengatur Pengeluaran Dan Menghemat Uang  Belanja Setiap Hari

1. Buat anggaran.

Anggaran hanya menyediakan satu jumlah yang dapat digunakan sebagai biaya harian. Intinya, anggaran Anda adalah untuk mengurangi biaya dan pengeluaran yang tidak terduga. Untuk menetapkan anggaran, ambil penghasilan kotor bulanan Anda. Hapus biaya utilitas (dibulatkan ke bilangan bulat terdekat) untuk penghematan. Anda juga dapat menetapkan anggaran harian atau jumlah yang dapat Anda belanjakan setiap hari. Tambahkan sesuatu seperti makanan dan kebutuhan pokok lainnya.

2. Ketahui setiap perubahan pengeluaran di akhir hari.

Kedengarannya aneh, tetapi perlu diingat bahwa perubahan yang Anda lakukan setiap hari memiliki perbedaan pengeluaran . Coba tentukan anggaran harian Anda. Jika ada uang yang tersisa dari uang belanja setiap hari, simpan ke dalam celengan. Lakukan ini selama sebulan dan lihat hasil yang anda peroleh dari hasil tabungan harian anda.

3. Merencanakan pengeluaran setiap hari.

Apakah Anda ingat ketika Anda masih kecil, apakah Anda menulis semua yang Anda inginkan? jadi mulai dari sekarang tulislah belanjaan setiap hari ketika anda membeli peralatan atau membeli kebutuhan lainnya.

4. Mencari produk murah yang berkualitas.

Merek seringkali berharga karena kualitas dan daya tahan terjamin. Tetapi bukan berarti bahwa Anda harus terus-menerus belanja produk mahal untuk mendapatkan kualitas yang bagus. Banyak produk berkualitas tinggi dengan harga miring yang bisa anda beli.

Itulah tips dan cara menghemat uang belanja dari saya, sisakan uang belanja setiap hari untuk menabung dengan cara belajar hemat dan irit dan menggunakannya sesuai kepentingan anda.

30 January 2019

3 Tempat Dan Cara Menabung Yang Benar Menurut Entrepreneurship Terkemuka

Cara menabung, nabung
Cara Menabung

Pasti kita sudah tidak asing lagi bila mendengar kata - kata Menabung, kenapa sih harus menabung?. Karena dengan Menabung akan mengajarkan seseorang untuk mendapatkan apa yang diinginkannya dengan hasil jerih payah sendiri dan melatih seseorang untuk lebih bersabar ketika ingin mendapatkan apa yang diinginkan.

"Menabung sendiri lebih tepatnya adalah untuk menjaga kekayaaan kita bukan untuk membuat kita kaya"

Seperti di lansir dari successbefore30.co.id (14/12/2016) Seorang pengusaha sukses dari Indonesia yaitu Chandra Putra Negara telah menjelaskan dengan detail bagaimana cara berinvestasi dan menabung yang benar, yang beliau pelajari dari seorang Entrepreneur juga yaitu Robert Kiyosaki. Cara menabung tersebut yaitu pada Surat Berharga, Property, dan Logam Mulia.

1. Surat Berharga
Surat berharga atau yang biasa di sebut saham adalah cara pertama yang benar untuk menabung / berinvestasi, saham sendiri adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan.

Jadi menabung pada surat berharga / saham itu sama seperti anda membeli perusahaan tetapi dengan nilai kemampuan anda, Namun tidak semua perusahaan bisa Anda miliki sahamnya. Hanya saham di perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia. Perusahaan yang tercatat dalam BEI disebut dengan Perusahaan

Tercatat / Emiten. . Dan yang pastikan menabungnya itu konsisten.

2. Property
Anda pasti tidak asing lagi dengan yang namanya Property, karena Property adalah barang yang nilai tukarnya tidak akan turun seperti Ruko, Tanah, Perumahan, Kontrakan dll, Dengan adanya anda berinvestasi atau menabung pada Property secara tidak sadar anda sudah mencicil barang yang harga jualnyadi masa yang akan datang pasti akan naik.

3. Logam Mulia
Yang nomer tiga ini adalah tempat berinvestasi paling tepat menurut para Pengusaha- Pengusaha terkenal bagi teman - teman, karena relatif mudah dan keuntunganya juga tidak di ragukan lagi.

Logam Mulia sendiri nilai tukarnya juga tidak akan menyusut malah setiap tahunya selalu naik, jadi gak ada ruginya jika kita menginvestasikan terhadap Logam Mulia.

Seperti yang di kutip dari kata-kata Warren Buffett.

Beliau berkata :"Don’t save what is left after spending. But spend what is left after saving". Yang artinya, “Menabunglah dulu baru berbelanja. Jangan berberlanja dahulu baru menabung.”

Sumber referensi :

successbefore30.co.id/3-cara-menabung-yang-benar
www.finansialku.com/inilah-10-alasan-mengapa-anda-harus-berinvestasi-saham

20 January 2018

7 Tips Mengatur Keuangan Keluarga Dengan Gajih Minim (Kecil)

Mengatur keuangan keluarga, manajemen keuangan, keuangan
Mengatur Keuangan Keluarga

Masalah Keuangan dan Ekonomi menjadi salah satu hal terpenting dalam keluarga. Banyaknya kebutuhan dan pengeluaran sering kali menjadi masalah dalam rumah tangga. Seperti yang kita ketahui bahwa kebutuhan sudah menjadi hal yang mutlak bagi siapapun, terutama kebutuhan primer dan skunder.

Kadang dalam rumah tangga banyak sekali orang yang tidak bisa mengatur keuangan sehingga di jaman moderen ini banyak sekali orang yang mengeluarkan uang untuk suatu hal yang tidak terlalu penting. Bahkan ada sebagian orang yang mempunyai gajih kecil dan pas-pasan mreka kadang tidak pernah memperhatikan berapa gajih,berapa pengeluaran.

Memang mempunyai gajih kecil sangatlah membingungkan bila kita tidak bisa mengatur antara pemasukan dan pengeluaran. Terutama bagi seorang istri sangat lah penting untuk bisa mengatur management keuangan dalam rumah tangga. 

Bagi anda yang mempunyai gajih kecil atau besar mulailah untuk mengatur pengeluaran keuangan anda. Di bawah ini saya akan menjelaskan cara dan tips mengatur keuangan : 

Tips Mengatur Keuangan Dalam Keluarga Dengan Gajih Kecil 


1. Buat Skala Prioritas

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan membuat skala prioritas. Tulis semua kebutuhan secara urut mulai dari yang paling diprioritaskan terlebih dahulu. Misalnya, jika memiliki tagihan, tulis seluruh tagihan yang dimiliki di prioritas utama.
Dengan begitu, nantinya terlihat berapa banyak jumlah utang yang harus dibayarkan. Dari sana Anda mengerti utang mana yang harus dibayarkan terlebih dahulu.

Tak hanya utang-utang, tulis kebutuhan utama lainnya yang memang penting, yang bersangkutan dengan keuangan anda. Jika Anda merasa kehidupan terlalu mewah, tidak ada salahnya untuk menekan pengeluaran keuangan.

Misalnya, kalau memiliki kebiasaan makan siang di kantin kantor, coba ubah kebiasaan tersebut dengan membawa bekal dari rumah.
Tentunya hal ini akan jauh lebih menghemat pengeluaran sehari-harinya. Untuk transportasi, mungkin bisa mencari alternatif transportasi yang jauh lebih hemat. Maksimalkan untuk pengeluaran hanya memakan 40 persen dari pemasukan yang diterima.

2. Membuat Rencana Keuangan

Rencana keuangan adalah hal yang penting agar tidak terjadi pemborosan dalam hidup. Jika sudah terdapat anggaran, tentu saja Anda bisa mengendalikan diri untuk tidak melanggar batas yang sudah ditentukan.
Rencana anggaran tersebut meliputi pemasukan hingga pengeluaran. Buatlah rencana anggaran keuangan tersebut setiap bulannya.

Jika bisa, gunakan anggaran sebelumnya untuk lebih memperketat anggaran keuangan di bulan berikutnya. Dengan begitu, nantinya Anda bisa menambah terus pundi-pundi tabungan.

3. Sisihkan uang di Awal untuk Ditabung

Meskipun gaji yang Anda miliki sangat minim, tetap saja penting untuk menyisihkan uang untuk ditabung atau investasi. Meskipun jumlah yang ditabung tidak besar, tetap saja ada tabungan yang dimiliki.

Untuk mempermudah Anda dalam menabung, sisihkan pemasukan di awal untuk ditabungkan. Nantinya tabungan tersebut bukan sisa dari kebutuhan sehari-harinya.
Jangan lupa pula untuk menyimpan dana cadangan. Setidaknya, gunakan 10% dari pemasukan untuk tabungan darurat karena Anda tidak akan mengerti kapan musibah dapat datang menghampiri.

4. Tekan Pengeluaran

Pendapatan yang terbilang kecil memang mengharuskan Anda untuk memiliki kemampuan untuk mengatur manajemen keuangan yang baik untuk bisa memenuhi segala kebutuhan hidup. Anda tidak hanya harus memiliki kemampuan tersebut, tapi juga mampu untuk menghemat setiap pengeluaran yang dilakukan per bulannya.

Untuk itu, mulailah perketat pengeluaran yang dimiliki dengan menyisihkan sebagian uang untuk mewujudkan tujuan keuangan yang Anda sudah buat.

Pangkas segala macam biaya yang mungkin tidak perlu. Bahkan, jika perlu, hilangkan berbagai macam pengeluaran yang kurang begitu penting.

5. Menghemat Pengeluaran keuangan untuk Beberapa Aktivitas

Anda dapat melakukan beberapa aktivitas sekaligus untuk menghemat pengeluaran keuangan seperti: membeli makan siang sambil melakukan tugas di luar kantor. Hal ini akan lebih menghemat pengeluaran BBM daripada melakukan beberapa perjalanan sepele yang tidak efisien. Simpan selisih uang ke rekening tabungan secara berkala. Bahkan bila rumah dekat dengan tempat kerja, Anda dapat mengambil makan siang dan kopi di rumah sendiri. Selalu ada cara untuk menghemat uang untuk membuat tabungan, tergantung dari diri Anda sendiri.

6. Sisihkan untuk Investasi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, selain menabung, penting pula untuk menyisihkan pemasukan Anda untuk investasi. Pos investasi memang perlu untuk dianggarkan dalam keuangan meskipun gaji yang dimiliki sangat kecil. Namun, jika tidak memungkinkan berinvestasi, Anda bisa mengumpulkan sedikit demi sedikit terlebih dahulu. Misalnya, dalam investasi emas, saat ini Anda bisa membeli emas dengan cara kredit atau melalui tabungan emas.

Menabung tidak akan cukup untuk dijadikan investasi. Hal ini karena bunga tabungan yang memang kecil serta nilai inflasi yang meningkat setiap tahunnya.

7. Kurangi Naik Kendaraan Bermotor

Dengan berjalan atau naik sepeda dibandingkan dengan menggunakan mobil untuk pergi ke toko atau bekerja, Anda akan menghemat uang untuk pembelian bbm. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan manfaat tambahan, yaitu badan yang semakin sehat dengan banyak berolahraga.

Nah itulah tips yang bisa anda lakukan untuk mengatur dan menghemat keuangan keluarga anda, terutama bagi orang yang mempunyai gajih kecil.