Ide Usaha: Gurihnya Warung Angkringan, Usaha Kecil Untung Besar - Mukapedia

01 April 2019

Ide Usaha: Gurihnya Warung Angkringan, Usaha Kecil Untung Besar

Ide Usaha: Gurihnya Warung Angkringan, Usaha Kecil Untung Besar

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas seputar ide usaha kecil yang cukup menjanjikan. salah satunya adalah ide usaha untuk membuat warung angkringan. Masih bertema jajanan tradisional seperti pada artikel sebelumnya yakni Usaha Jajanan Pasar 1000-an

Angkringan berasal dari bahasa Jawa yaitu “Angkring” yang berarti duduk-duduk santai / jagongan. Nah karena kabiasaan orang Jogja yang jagongan sambil minum kopi ataupun jahe panas dengan ditemani cemilan maupun nasi dengan lauk sekedarnya, maka akhirnya dibuatlah usaha ini dengan membuat gerobak dorong.

Angkringan ini umumnya buka di sore sampai malam hari, dengan ciri khasnya yaitu “rem4ng-rem4ng”, eitsss tapi jangan dikonotasikan dulu dengan warung “rem4ng-rem4ng” yang lain ya?? :)

Umumnya meraka menempatkan usaha ini di pinggir jalan yang strategis khususnya buat para pelancong yang kecapekan setelah bepergian dapat beristirahat di angkringan ini.

Sedangkan kalau di Solo dikenal sebagai warung hik (“hidangan istimewa ala kampung”) atau wedangan.
Gerobag angkringan biasa ditutupi menggunakan terpal plastik dan juga bisa memuat sekitar 8 orang pembeli. Bahkan jika keadaan penuh biasanya disediakan tikar untuk “lesehan” di pinggir jalan yang membuat suasana angkringan semakin asik.

Warung ini berciri khas melengkapi pencahayaan dengan senthir, petromaks (lampu minyak) atau lampu bohlam dengan watt kecil biasanya berwarna kuning, dan juga dibantu oleh terangnya lampu jalan. Maka jadilah suatu bentuk komunitas KHAS angkringan yaitu terkenal dengan ciri : santai, apa adanya, akrab, dan mencerminkan kehidupan “wong cilik”.

Bahkan pernah ada yang ingin membuat bentuk lain dari angkringan, dengan cara “memodernisasi” angkringan tersebut sehingga menjadi semi kafe dengan pencahayaan yang terang. Apa hasilnya?? para penikmat nasi kucing dan wedang jahe menjadi kurang nyaman dan terkesan menjadi KAKU. Dikarenakan mereka sudah terbiasa dengan suasana khas angkringan dengan segala keterbatasan pencahayaan :)

Nah estimasi modal untuk usaha angkringan ini sekitar 2 jutaan, bahkan kurang jikalau tidak menggunakan gerobak yang diperoleh dengan cara membeli. Jika sudah mempunyai media lain, seperti meja, ataupun gerobak bekas maka modal pun semakin diperkecil. Nah kemudian untuk pengadaan nasi kucing+lauk pauknya dapat dilakukan dengan metode konsinyasi yaitu mencari produsen makanan tersebut dengan cara dititipkan ke angkringan kita.

Maka modal sekitar 300 ribu, kita dapat langsung membuka “warung angkringan”/”hik”/”wedangan”/”nasi kucing” apapun itu namanya. Potensi keuntungan dapat mencapai 200 persen, dengan syarat harus sabar dan tawakkal :) sebab usaha ini sampai dini hari pun biasanya masih dibuka sampai menunggu dagangan habis dan biasanya selalu habis. Kalau gak habis jangan pulang. Mudah kan :p

Nah demikian tentang ide usaha yang berpotensi untung besar dengan membuka usaha warung angkringan. Apakah Anda Berminat berwirausaha dengan membuka warung angkringan ??

Silakan langsung mulai ajah…
Comments


EmoticonEmoticon