Saya Bukan S1 Tapi Saya Mau Belajar, apakah cukup?. - Mukapedia

26 March 2019

Saya Bukan S1 Tapi Saya Mau Belajar, apakah cukup?.

Saya Bukan S1 Tapi Saya Mau Belajar, apakah cukup?

Saya bukan S1, bukan sarjana, saya pernah kuliah, namun saya nggak selesaikan. Alasan nya? Karena saya ambil kuliah malam dan dosen nya jarang datang, ditambah lagi karena saya siangnya bisnis dan sudah merasakan hasil yang lumayan besar.

Akhirnya saya merasa kenapa saya harus meneruskan kuliah sementara berbagai ilmu praktis saya bisa dapatkan dari buku buku self improvement, motivasi, kesehatan praktis, investasi praktis, dan 101 bidang lainnya.

Sebenarnya alasan diatas bukan alasan yang sebenarnya, alasan sebenarnya adalah karena saya merasa saya bisa mencari uang dan bisa mendapatkan ilmu praktis mengenai apapun yang saya ingin perdalam dari buku atau kursus atau seminar.

Saya tahu tidak semua dari anda pembaca setuju dengan tulisan diatas. Dan saya tidak menyalahkan anda. Bahkan saya sangat setuju.

Waktu itu saya berpikir bahwa jika saya akan lanjut Kuliah maka saya harus sekalian saja kuliah di Luar Negeri, atau paling tidak kuliah di perguruan tinggi yang benar benar berkualitas tinggi. Sementara tempat saya drop out dulu kualitasnya biasa saja bahkan terkenal karena dosen nya jarang datang.

Bisa dikatakan saya cukup kutu buku, saya membaca banyak buku-buku motivasi dan beberapa tahun terakhir banyak membaca buku buku yang berkaitan dengan internet marketing.

Dari apa yang saya baca dari banyak kisah sukses, saya yakin bahwa gelar itu juga penting, walau sebagian juga mengatakan bahwa gelar tidak harus. Tentu ada yang setuju dan banyak juga yang tidak. Namun yang saya ingin tekankan adalah: Budaya atau pengalaman selama Kuliah itu menurut saya lebih penting. Seperti yang dikatakan oleh  Merry Riana di bukunya A Gift from A Friend ( ini kutipan nya ):

” Bagi saya, memiliki pendidikan formal adalah suatu kelebihan. Meskipun bukan suatu keharusan untuk menuju sukses, pendidikan formal akan tetap menjadi suatu kelebihan dalam jangka panjang. Apa yang anda pelajari mungkin tidak penting, tetapi waktu yang anda lalui dalam pendidikan formal tersebut akan mendukung anda dalam berbagai cara di perjalanan kewirausahaan anda. ”

Ditambahkan oleh Merry:

” Jadi, untuk anda semua yang masih sedang belajar, jangan mengabaikan pendidikan anda.  Selesaikan pendidikan Anda dan hanyalah berkonsentrasi penuh pada perjalananan kewirausahaan, setelah anda menyelesaikan pendidikan anda. Percayalah, Anda tidak akan menyesal! ”

Saya sangat setuju dengan perkataan Merry diatas. Pengalaman Merry kuliah di Singapore, tentu teramat menyenangkan seperti yang dikatakan nya, ” Setelah mempelajari tehnik selama 4 tahun, saya terbantu untuk berpikir dengan lebih logis dan menjadi orang yang sistematis. ”

Terlebih Merry dapat belajar banyak dan mempraktekkan bahasa Inggris nya selama di Singapore.

Itu masukan bagus bagi teman teman yang ingin melanjutkan kuliah, sedang akan mau kuliah atau sedang memutuskan untuk kuliah diluar. Jika kesempatan dan waktunya ada, kemauan dan kemampuan juga menunjang: perjuangkan lah untuk mengambil kuliah di tempat terbaik, di perguruan yang berkualitas sekalipun itu harus tinggal diluar negeri.

Tantangan dan pelajaran yang akan anda dapatkan sungguh tak ternilai harganya.

Namun untuk yang nggak sempat, tidak ada biaya, atau terlanjur DO dari kuliahnya seperti saya? menurut saya, kemauan untuk terus belajar yang anda miliki, untuk terus improve dan belajar baik dari orang yang sudah sukses, dari seminar maupun buku, adalah hal terbaik yang bisa anda lakukan dan miliki.

Banyak buku yang menulis: bahwa kebanyakan orang di dunia ini, merasa sudah cukup banyak tahu dan cukup belajar ketika mereka sudah keluar dari perguruan tinggi. Mereka tidak lagi improve dan terus belajar. What a pity?

Sebaliknya, dari orang orang yang tidak beruntung untuk lanjut sekolah tinggi, banyak dari mereka yang belajar otodidak dengan gigih dan maju terus untuk menjadi pengusaha pengusaha sukses di dunia. Kuncinya? Kuliah atau tidak, kemauan untuk terus belajar, untuk terus berubah dan terbuka itu harus ada.

Thanks buat Jasmine teman baru saya yang mengingatkan saya bahwa jika mungkin, dia akan memilih pasangan hidup yang S1, darisana saya mengerti sesuatu yang akhirnya saya tuliskan berupa postingan ini. Bagaimana menurut teman teman sekalian? silahkan post comment anda dan saya akan dengan senang membaca dan menanggapinya.
Comments


EmoticonEmoticon