Cara NLP Membantu Dunia Bisnis - Mukapedia

31 March 2019

Cara NLP Membantu Dunia Bisnis

Cara NLP Membantu Dunia Bisnis

Cara NLP Membantu Dunia Bisnis - Kita semua tahu bahwa dalam menjalankan bisnis, ada empat variabel utama yang menentukan kesuksesan sebuah entitas bisnis dalam mencapai tujuannya:

-          Manusia
-          Sistem
-          Pemasaran
-          Modal

1. Manusia
Adakah bisnis yang tidak melibatkan manusia? Pemilik, pengelola, dan karyawan adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam internal organisasi. Mereka masing-masing menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya untuk bersama-sama dalam mendorong  roda bisnis agar tetap menggelinding ke arah tujuan organisasi. Pemasok, pelanggan, orang-orang sekitar, adalah orang-orang yang terlibat secara eksternal. Adakah bisnis yang tidak perlu pemasok? Tanpa pelanggan? Mungkinkah bisnis bisa berjalan tanpa dukungan orang-orang sekitar? Keberadaan mereka turut menentukan keberhasilan bisnis. Hubungan yang buruk terhadap mereka dapat menyebabkan nasib buruk entitas!

2. Sistem
Bagaimana produk bisa dihasilkan atau diperoleh? Bagaimana ia didistribusikan, lalu mengalirkan kas masuk bagi perusahaan? Bagaimana sumberdaya yang terbatas bisa dikelola dengan baik? Sumberdaya manusia, keuangan, alam (yang mensuplai bahan mentah, misalnya) yang semuanya tentu memiliki keterbatasan, memiliki batas umur  dan manfaat.  Tentu semuanya harus dikelola dengan baik agar mencukupi kebutuhan energi dalam menggelindingkan roda organisasi, agar memiliki nafas panjang mengantarkan entitas menuju ke seberang pengharapan semua orang yang terlibat dan berkepentingan. Semua itu adalah sistem. Sekecil apapun sebuah bisnis, sistem harus dibangun. Secara sederhana, sistem adalah mekanisme yang dijalankan oleh manusia (lagi-lagi manusia) untuk mengerahkan seluruh sumberdaya yang terbatas sehingga menghasilkan energi pembangkit tenaga penggerak roda organisasi secara efektif dan efisien.

3. Pemasaran
Produk yang dihasilkan organisasi, apapun rupanya, setinggi apapun kualitasnya, harus ada yang mau membeli. Jika sudah dibeli, itu berarti aliran kas masuk yang akan menjadi energi baru yang menggelindingkan roda organisasi. Untuk bisa sampai ke tangan pembeli, bagaimana mungkin tanpa dipasarkan? Pemasaran adalah penjamin mengalirnya energi baru bagi organisasi, menggantikan energi yang sudah terpakai untuk berproduksi. Organisasi harus mengkomunikasikan apa yang ia jual, bagaimana cara membeli, dan sebagainya, melalui pemasaran.

4. Modal
Adakah bisnis yang bebas modal? Rasanya tak ada bisnis tanpa modal. Modal bisa saja berupa uang atau bukan uang. Modal adalah sumberdaya awal  untuk dikelola agar menghasilkan produk layak jual. Sumberdaya ini harus digali secara kreatif oleh manusia untuk memperolehnya agar memadai dalam membangun dan menumbuhkan tunas-tunas bisnis yang mengakar.

Jika dikaji lebih mendalam, dari keempat variabel di atas ternyata semuanya bermuara pada manusianya. Ada multikolinearitas tinggi antara manusia terhadap sistem, pemasaran, dan modal. Jadi jika kita berbicara tentang bisnis, tidak bisa tidak, kita harus berbicara tentang manusia yang memengaruhi manusia, manusia yang memengaruhi sistem, manusia yang menentukan keberhasilan pemasaran,  manusia yang butuh modal. Manusialah yang menjadi faktor utama menggelindingnya roda bisnis.

Di sinilah esensinya mengapa NLP  punya hubungan signifikan dalam membantu dunia usaha, membantu manusia agar roda bisnisnya mampu berlari kencang bak kuda pacu.

Sedikit saya ulangi penjelasan mengenai apa itu NLP. Neuro Linguistic Programming (NLP) adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara:

  1. Bagaimana kita berpikir (neuro)
  2. Bagaimana kita berkomunikasi (linguistic) dan
  3. Pola-pola dari perilaku dan emosi (programming).

NLP telah terbukti sebagai sebuah keahlian penting untuk meningkatkan efektivitas dan dampak komunikasi. NLP telah terbukti membantu para individu untuk dapat memahami lebih dalam lagi pengalaman-pengalaman manusia serta hubungan antara pikiran (mind), tubuh (body), emosi (emotion) dan tindakan (action). Dengan menggunakan bahasa pikiran (mind language), manusia akan memeroleh hasil yang diinginkannya secara konsisten. Jelas sekarang, dunia bisnis sangat membutuhkan metodologi yang dimiliki NLP ini dalam memberdayakan manusia yang memengaruhi manusia, manusia yang memengaruhi sistem, manusia yang menentukan keberhasilan pemasaran,  manusia yang butuh modal. Manusialah yang memiliki tujuan, bukan bisnis atau organisasi. Manusialah yang memiliki hasrat untuk berubah, bukan entitas. Dan manusialah yang menghadapi tantangan menuju OUTCOME yang diinginkannya.

Terciptanya NLP adalah ketika Bandler  ditantang oleh pertanyaannya sendiri, “Apakah yang  diinginkan oleh setiap orang dalam hidupnya?”. Ternyata jawabannya beragam. Ada yang ingin keluarganya lebih harmonis, ada yang ingin karirnya meningkat, ada yang ingin usahanya lebih maju, dan sebagainya. Dari setiap jawaban tersebut semuanya bermuara pada satu kata CHANGE (perubahan). Pada hakikatnya setiap orang menginginkan perubahan untuk menjadi lebih baik. Pertanyaan berikutnya adalah “Mengapa ada yang sukses dan ada yang tidak sukses dalam perubahan? “. Kemudian Bandler menemukan ada pola-pola tertentu yang berulang-ulang pada orang-orang sukses. Selanjutnya ia bertanya, “Apakah pola itu atau kesuksesan itu bisa dibentuk suatu model?”. Kemudian ia melakukan studi. Ia memodel orang-orang seperti Milton Ericson, Virginia Satir dan Fritz Perls. Lalu terciptalah NLP.

Di dunia usaha mana pun juga mulai yang paling kecil hingga meraksasa, NLP membantu manusia di  berbagai macam keahlian di bidang komunikasi, manajemen tim, manajemen sumberdaya, menghadapi berbagai situasi yang menantang dan seluruh interaksi personal baik di dalam maupun di luar organisasi.

Bagaimana NLP membantu manusia?

Mempelajari dan melatih diri dengan pendekatan NLP, membuat kita:

  1. Menciptakan dan memahami sudut pandang yang baru atau yang berbeda
  2. Lebih lugas dan terbuka dalam mengatasi situasi
  3. Menjadi sesuai (congruen) dengan diri sendiri
  4. Mampu membangun dan menjalin komunikasi (rapport) dengan orang lain
  5. Mengerti pentingnya bahasa tubuh, kecepatan serta irama dalam berkomunikasi
  6. Fokus kepada hasil yang ingin dicapai
  7. Memimpin tim, mengawasi dan mengatur orang lain
  8. Keahlian dalam menjual serta berinteraksi dengan konsumen
  9. Penjualan dan pemasaran
  10. Menganalisis kinerja, saran atau masukan serta keahlian mewawancara
  11. Manajemen waktu dan perencanaan
  12. Mampu menggunakan indra-indra secara efektif  untuk menggali informasi
  13. Keahlian dalam melakukan presentasi serta berbicara di depan publik

NLP meningkatkan keahlian seseorang  untuk menciptakan perubahan dalam hidupnya, juga membuat orang lain mampu melakukan perubahan.
Comments


EmoticonEmoticon